Rabu, 16 Juni 2010

Pengelolaan Kelas


RESUME MATA KULIAH

PENGELOLAAN KELAS

SEMESTER 4 ANGKATAN 2008


Mengelola kelas adalah suatu ketrampilan untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal serta mengembalikan kepada kondisi yang optimal apabila terdapat gangguan, baik sementara yang berkelanjutan


Tujuan untuk siswa :

  1. Bertanggung jawab terhadap tingkah laku yang positif

  2. Sadar dan mampu mengendalikan diri di kelas

  3. Keterlibatan aktif dalam kegiatan kelas

Tujuan untuk guru :

  1. Menciptakan dan memelihara pelancaran penyajian

  2. Sadar terhadap kebutuhan siswa di kelas

  3. Memberikan respon secara aktif


  1. Membagi Perhatian


  1. Guru harus dapat membagi perhatian baik secara verbal maupun visual terhadap kegiatan belajar siswa yang berlangsung pada waktu yang sama.

  2. Memusatkan perhatian kelompok, hal ini dapat dilakukan menyiagakan siswa, menuntut keterlibatan siswa

  3. Memberikan petunjuk yang jelas.

  4. Memberikan penguatan, baik verbal maupun non verval.

  5. Memberi teguran

Prinsip penggunaan

  1. Kehangatan dan keantusiasan siswa

  2. Memberi tantangan

  3. Bervariasi

  4. Keluwesan

  5. Penekanan pada hal yang positif

  6. Penanaman disiplin diri.


  1. Ketrampilan Memberi Penguatan

Dalam proses belajar mengajar, penguatan memegang peran penting sebab jika dilakukan dengan cara dan prinsip yang tepat akan mendorong siswa meningkatkan usahanya dalam kegiatan belajar mengajar disamping itu akan mendorong mereka mengembangkan hasil belajarnya.

Komponen ketrampilan memberi penguatan :

  1. Penguatan dapat diberikan secara verbal (pujian, dukungan, pengakuan, dorongan) yaitu dengan menggunakan kata-kata (bagus, iya, tepat, benar) atau kalimat (pekerjaanmu rapi sekali, saya senang dengan hasil pekerjaanmu)

  2. Penguatan juga dapat diberikan dengan menggunakan mimic atau gerakan badan (senyuman, anggukan kepala, acungan ibu jari dan tepuk tangan) yang dapat meperkuat penampilan siswa.

  3. Mendekati siswa yang sedang mengerjakan tugas yang diberikan kepadanya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara berjalan ke arah siswa, berdiri di samping siswa, atau duduk di dekatnya.

  4. Sentuhan misalnya menepuk-nepuk bahu siswa, menjabat tangan, atau mengangkat tangan siswa hal ini dapat memperkuat penampilannya. Dalam menggunakan penguat ini guru perlu memperhatikan umur, jenis kelamn serta latar belakang kebudayaan siswa.

  5. Melakukan kegiatan yang menyenangkan dapat memperkuat penampilan siswa.

  6. Hadiah berupa symbol (tanda atau komentar tertulis) atau benda (kartu bergambar, lencana, bintang plastic)

Agar penguatan yang diberikan kepada siswa dapat mencapai maksimal maka guru perlu memperhatikan cara penggunaan yang benar antara lain :

  1. Kepada pribadi tertentu

Penguatan harus jelas ditunjukkan kepada siswa tertentu dengan menyebutkan namanya sambil memandang kepadanya.

  1. Kepada kelompok siswa

Penguatan dapat pula diberikan kepada kelompok siswa jika suatu tugas telah dikerjakan oleh kelompok tertentu.

  1. Dengan segera

Penguatan harus diberikan segera setelah munculnya tingkah laku atau respon siswa yang diharapkan.

  1. Penguatan tidak penuh

Jika jawaban yang diberikan siswa sebaiknya saja yang benar guru hendaknya tidak langsung menyalahkan siswa. tindakan guru sebaiknya adalah memberikan penguatan sebagian.

  1. Bervariasi

Perlu ada variasi baik dalam cara penggunaan maupun dalam jenis penguatan itu.

Prinsip penggunaan penguatan

  1. Mimik guru yang hangat dan antusias

  2. Bermakna = siswa harus memahami tingkah laku yang sesuai dengan responnya

  3. Hindari respon negative


  1. Ketrampilan Dasar Mengajar

Manfaat :

  1. Minat dan perkataan siswa terhadap proses pembalajaran akan tumbuh dan berkembang

  2. Rasa ingin tahu siswa dan keinginan untuk mencoba ataupun melakukan semakin besar.

  3. Tingkah laku dan sikap positif berkembang

  4. Siswa dapat memilih cara belajar yang sesuai dan disenangi (penyesuaian materi guru)

  5. Ranah psikomotor, kognitif dan afektif siswa akan dapat lebih berkembang (pembelajaran yang menyenagkan)

Ketrampilan mengadakan variasi pada pembelajaran penjas

Gaya mengajar guru yang efektif akan memudahkan perhatian siswa

  • Gaya komando (the command style)

Kerangka pengambilan keputusan

Perencanaan.....................guru

Pelaksanaan......................guru

Evaluasi.............................guru

  • Gaya resiprokal (the reciprocal style)

Kerangka pengambilan keputusan

Perencanaan.....................guru

Pelaksanaan......................siswa

Evaluasi.............................siswa

  • Gaya latihan (the practice style)

Kerangka pengambilan keputusan

Perencanaan.....................guru

Pelaksanaan......................siswa

Evaluasi.............................guru

  • Gaya inklusi (the inclusion style)

Kerangka pengambilan keputusan

Perencanaan.....................guru

Pelaksanaan......................siswa

Evaluasi.............................siswa

Dibagi dalam berbagai level :

  • Mudah

  • Sedang

  • Sulit

Variasi media, bahan dan alat pembelajaran

  1. Media audio

  2. Bahan pembelajaran (rangsangan siswa untuk lebih tertantang)

  3. Aspek pengembangan dan alat pembelajaran

  4. Model pembelajaran kontekstual (guru sebagai fasilitator, mengajukan pertanyaan kepada siswa,guna memancing berfikir siswa tentang hal yang dipelajari dalam rangka membangun konsep secara bersama atas dasar kompetisi siswa berupa pengetahuan dasar dan pengalaman yang telah dimiliki yang diangkat dunia nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui suatu model yang dapat dinilai secara nyata dengan standart secara jelas)

Pola interaksi

  1. Siswa mandiri

  2. Interaksi guru – siswa

  3. Interaksi siswa – siswa

  4. Interaksi guru – siswa – guru

  5. Interaksi guru – siswa – siswa


  1. Ketrampilan Menjelaskan

Merupakan aspek yang sangat penting, mejelaskan dimaksudkan untuk menyajikan informasi yang diorganisasikan secara sistematif, untuk menunjukkan suatu hubungan.

Tujuan : melalui mejelaskan yang efektif dapat mengembangkan nalar siswa

Yang perlu dihindari :

  1. Guru mendominasi kegiatan kelas

  2. Sebagian besar kegiatan guru memberikan informasi

  3. Kadang-kadang sajian guru kurang jelas dan hanya jelas begi guru

  4. Tidak semua siswa dapat menggali dari buku atau sumber.

  5. Kurangnya sumber yang tersedia untuk dapat dimanfaatkan oleh siswa

Prinsip penggunaan penjelasan

  1. Suatu penjelasan ditekankan pada penalaran bukan pada indokrinasi (pemaksaan)

  2. Latar belakang dan kemampuan siswa perlu diperhitungkan.

  3. Karakteristik tujuan menentukan sifat pendekatan dan materi yang disajikan.

  4. Penjelasan yang diberikan harus bermakna bagi siswa.

Komponen-komponen ketrampilan

  1. Kejelasan sajian : kejelasan sajian, ucapan, pertanyaan-pertanyaan dan tujuan yang ditunjukkan dapat meningkatkan efektifitas sajian

  2. Penggunaan contoh dan ilustrasi : pemahaman konsep yang sulit dapat ditingkatkan dengan memberikan ilustrasi yang tepat. Mengajukan contoh-contoh sebelum menarik generalisasi serta menghubungkan ide-ide yang sama dengan kata-kata penghubung.

  3. Pemberian tekanan : untuk memusatkan perhatian siswa kepada masalah pokok dan cara pemecahannya perlu menguasai pemberian tekanan. Ketrampilan ini dapat berupa gaya mengajar, struktur sajian yang berupa iktisar, frase atau dengan isyarat-isyarat.

  4. Balikan : balikan perlu dikerjakan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang baru diberikan. Balikan ini dapat dikerjakan , antara lain : dengan cara mendemontrasikan siswa.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar